Kategori
Jampang Today

Razia, Puluhan Botol Miras Disita Polsek Jampangkulon

SUKABUMITODAY.CO, Jampangkulon – Polsek Jampangkulon menggelar razia miras pada Bulan Suci Ramadan, Senin (18/5/2020) malam. Alhasil ada puluhan botol miras dari berbagai merk yang disita.

Paur Subbag Humas Polres Sukabumi, Ipda Aah Saepul Rohman, mengatakan razia dimulai pukul 20.30 WIB. Kegiatan dipimpin langsung Kapolsek Jampangkulon, AKP Dede Majmudin bersama enam anggotanya.

Razia miras berlangsung di Kampung Pasirpulus, Kelurahan Jampangkulon, Kecamatan Jampangkulon. Polisi berhasil mengamankan beberapa merk miras.

“Anggur merah coumbus mengandung alkohol 20 persen sebanyak 16 botol. Anggur putih mengandung alkohol 14,7 persen sebanyak 1 botol. Singaraja mengandung alkohol 4,8 persen sebanyak 3 botol,” paparnya kepada Sukabumi Today, Selasa (19/5/2020).

Aah mengatakan, jumlah seluruhnya dari berbagai jenis sebanyak 20 botol. Selama kegiatan razia miras berjalan aman dan kondusif.

“Warga apresiasi atas dilaksanakannya kegiatan tersebut dengan harapan dapat menjaga situasi kamtibmas wilayah hukum Polsek Jampangkulon,” tandasnya.(ian/rez)

Kategori
Jampang Today

Melaut dari Ujung Genteng, Suharto Hilang di Pantai Cianjur Selatan

SUKABUMITODAY.CO – Seorang nelayan bernama Suharto bin Casmad hilang di Pantai Simpangjambe RT 01/RW 01, Desa Sukapura, Kec. Cidaun, Kabupaten Cianjur bagian selatan, akibat kecelakaan kapal, Senin (4/5/2020). Satu ia bersama nelayan lainnya bernama Sidik bin Toni sedang mencari benih lobster.

Paur Subbag Humas Polres Cianjur, Ipda Ade Novi, menjelaskan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Perahu nelayan Putra Tunggal itu melaut dari Ujung Genteng Sukabumi.

Keduanya merupakan warga Kampung Muara Dua Binuang, Desa Coneang, Kecamatan Pandeglang Banten. Ade Novi menjelaskan kecelakaan perahu hingga pantai Cianjur selatan itu disebabkan larad jangkar hingga terhempas ombak ke Pantai Desa Sukapura.

“Mengalami larad jangkar sehingga perahu terhempas ombak ke pantai. Korban atas nama Suharto bin Casmad sampai sekarang ini belum ditemukan,” paparnya kepada Cianjur Today, Senin (4/5/2020).

Usai menerima laporan warga, Polisi pun mengevakuasi korban yang selamat dan memeriksa saksi-saksi. Termasuk mengamankan barang bukti dan melaporkan peristiwa itu kepada pimpinan.

“Sidik selamat, sedangkan Suharto sampai sekarang belum ditemukan. Mereka melaut pada hari Sabtu 2 Mei 2020 pukul 08.00 WIB,” ujarnya.(ct7/rez)

Kategori
Jampang Today

Korban Kebakaran di Jampangkulon Dapat Bantuan

SUKABUMITODAY.CO, Jampangkulon – Bantuan untuk Bulloh, korban kebakaran di Kampung Negla RT 05/RW 07, Desa Tanjung, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi berdatangan. Bantuan datang dari Muspika, Pemdes Tanjung, Karangtaruna, KOK (Koordinator Olahraga Kecamatan) Jampangkulon, Pemuda Pancasila Jampangkulon, dan organisasi lainnya.

Bantuan yang diterima berupa uang, pakaian, dan makanan. Bulloh pun bersyukur dan berterima kasih kepada berbagai pihak yang bahu membahu membantu meringankan bebannya.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu,” paparnya, Kamis (12/12/2019).

Kebakaran itu menghanguskan rumahnya pada Rabu (11/12/2019) sekitar jam 10.00 WIB. Penyebabnya diduga dari arus listrik. Akibatnya rumah yang ia huni rata dengan tanah.

Ia pun mendoakan berbagai pihak yang membantunya. “Semoga bantuan yang diberikan dibalas dengan berlipat ganda oleh Allah SWT,” tandasnya.(rez)

Kategori
Gaya Hidup Jampang Today

Jampang Sport Sukabumi, Toko Olahraga Terbesar dan Terpercaya

SUKABUMITODAY.CO, Jampangkulon – Olahraga bukan hanya kebutuhan dan gaya hidup saja, tapi menjadi ladang bisnis. Seperti yang dilakukan Ana Suryana, Owner Toko Olahraga Jampang Sport.

Pengusaha muda asal Kabupaten Sukabumi ini menjual peralatan dan perlengkapan olahraga di di Jalan Raya Cinagen – Sukabumi, Desa Nagraksari, Kecamatan Jampangkulon. Toko olahraga ini selalu ramai pengunjung dan pembeli karena terlengkap dan terpercaya.

“Saya menyediakan peralatan & perlengkapan olahraga,” tuturnya kepada Sukabumitoday.co, Sabtu (9/11/2019).

Alat olahraga yang dijual midalnya sepatu, volley, futsal, sepak bola, basket dan badimnton. Lalu ada kostum, meja tenis, bola, tas perlengkapan wasit dan lainnya.

Ia pun mempersilakan siapa oun untuk melihat-lihat alat dan aksesoris olahraga ke tokonya. Bagi yang berminat dari luar Sukabumi bisa melihat produk yang dijual melalui instagram @jampangsport_store (khusus sepatu) khusus jersey ig : jampangsport_jersey fb : Jampang Sport nomer Wa : 081654994379.

“Datang saja, boleh lihat- lihat dulu. Mau beli apa, disini ada. Tinggal datang dan pesan, kami pun bisa mengantarkannya sampai ke tempat pembeli. Bahkan pembeli dari luar kota pun kami layani, karena kami buka layanan online,” tambahnya.

Tak hanya jualan alat dan aksesoris olahraga. Jampang Sport pun mendirikan Sekolah Sepakbola Jampang futsal Academy. Sekolah futsal ini seiring berjalannya waktu beralih ke menjadi SSB Jampang United.(der)

Kategori
Jampang Today

Kebakaran Hutan di Jampang Kulon, Mobil Damkar Kesulitan Masuk

SUKABUMITODAY.CO, Jampangkulon – Kebakaran hutan pinus milik Perhutani terjadi di daerah Pajampangan, tepatnya di Kampung Cibodas Desa Karanggeusan, Kecamatan Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, Rabu (2/10/2019). Api terlihat warga sekitar pukul 18.30 WIB.

Anggota Komunitas Gemuruh Puncak Buluh, Ridwan Dermawan, mengatakan bahwa angin kencang dan banyaknya rumput kering membuat api cepat menyebar.

“Sehubungan angin kencang dan banyak ilalang atau rumput kering, api cepat merambat,” ujarnya seperti dikutip dari Sukabumi Update, Kamis (3/10/2019).

Selain itu, lanjut Ridwan, diduga kebakaran lahan itu disengaja guna membuka lahan pertanian dengan cara dibakar dan dibiarkan hingga merambat. Api meluas dan membahayakan. Setidaknya ada sekitar empat hektar lahan terbakar.

“Perkiraan ada empat hektar lahan yang terbakar. Lokasi kebakaran berada dua kilometer sebelah timur Wisata Alam Puncak Buluh,” ungkapnya.

Ridwan pun mengatakan, kondisi jalan yang sempit membuat mobil pemadam kesulitan memasuki area kebakaran. Namun, beberapa jam kemudian api bisa dipadamkan bersama para warga dan para anggota organisasi-organisasi.

“Kondisi jalan sempit menjadi kendala mobil pemadam kebakaran masuk. Tetapi api berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.30 WIB oleh anggota Polhut, warga, Komunitas Gemuruh Puncak Buluh dan Pemuda Pancasila,” pungkasnya.(ct1/bbs)