Kategori
Today

Muspika Cidahu Datangi Lokasi yang Diduga Markas King Of The King

SUKABUMITODAY.CO, Cidahu – Muspika Cidahu Kabupaten Sukabumi mendatangi lokasi yang diduga markas King Of The King pada Jumat (31/01/2020). Markas itu terletak di Kampung Babakanpari, Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi.

Munculnya kerajaan King of The King dan pernyataaannya miliki uang 6000 Triliun sempat bikin geger publik. Bahkan diinformasikan acuannya kepada sertifikasi yang di pegang sejak tahun 1983.

Kegiatan ini dilaksanakan usai adanya laporan dari warga sekitar yang mencurigai sebuah tempat di sana. Akhirnya Polsek Cidahu dan jajarannya melakukan penelusuran dan sidak ke lokasi.

“Saat ini unsur Muspika sudah melakukan menyelidiki soal kehadiran King Of The King di wilayah Cidahu. Setelah kami melakukan penyelidikan dengan pihak Polsek dan Danramil, bahwa pertanyaan yang kami keluarkan jawabannya kurang jelas. Seperti ditanyakan asal uangnya dari mana, dia gak bisa menjawab,” ujar Erry Erstanto, Camat Cidahu.

Kapolsek Cidahu AKP Afrizal, mengatakan, dari hasil laporan, orang yang menempati rumah tersebut hanya keluarganya. Tidak ada dari pihak luar yang ikut dalam kegiatan atau mengikuti langkah King Of The King tersebut.

Bahkan, dari hasil pantauan di lapangan, bahwa yang dicurigai jadi tempat “King Of The King” tersebut, adalah kediaman MH yang terdapat baligho yang bertuliskan King Of The King. Ia merupakan warga pendatang. Dan telah tinggal sejak 8 tahun yang lalu.

“Saya sudah memonitor tempat tersebut sudah hampir sebulan. Namun tidak ada kegiatan kegiatan dan tidak ada masyarakat yang dirugikan,” ujar Afrizal.(ct4/rez)

Sumber : Indek News

Kategori
Today

Duduk Perkara Siswa SD di Sukabumi Dipukul Pakai LKS

SUKABUMITODAY.CO – Kasus siswa SD dipukul oknum guru pakai buku LKS heboh akhir-akhir ini. Peristiwa ini terjadi di SDN Benteng 3 Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi tepatnya pada murid kelas III.

Dikutip dari Sukabumiupdate.com, kejadian ini pertama kali diungkap oleh Aditya Rohman, salah satu orang tua siswa. Dirinya mengatakan anaknya pulang ke rumah dalam keadaan menangis, saat ditanya dia mengaku ditampar oleh oknum guru kelas III, pada Senin (27/1/2020) siang.

“Teman-temannya bilang ditampar oleh buku dan didorong kepalanya,” kata Aditya Selasa (28/1/2020).

Selain anaknya, Adit menyebut, ada lima hingga tujuh siswa lainnya yang ditampar ada juga yang kepalanya ditoyor. Menurut penuturan Aditya, Oknum guru tersebut sudah sering melakukan hal ini kepada siswanya.

“Kejadian ini sering dilakukan oleh oknum guru kelas tiga itu, bahkan kakak kelasnya yang pernah belajar dengan guru itu pun pernah ditampar. Anak saya laki-laki juga mengaku pernah ditampar,” imbuh Aditya.

Kronologis

Sementara S oknum guru laki-laki yang memukul siswa tersebut, mengaku memukul dengan LKS Bahasa Sunda pada leher bagian belakang. Ia mengatakan alasannya memukul siswa-siswa tersebut bukan bermaksud menyakiti, namun karena kesal siswanya nakal. Dirinya juga memukul menggunakan buku yang tipis.

“Ada delapan siswa kelas tiga yang dipukul, kejadiannya kemarin pukul 11.15 WIB. Baru sekali saya melakukan. Saking kesalnya, saya sudah memberikan pelajaran, diwanti-wanti, mereka tetap seperti itu, memang nakal. Mungkin karakter mereka memang seperti itu. Ada dua siswa perempuan dari delapan siswa itu,” jelas S.

Kekesalan S terhadap siswanya bermula saat dirinya yang sedang berada di ruang UKS mengerjakan tugas. Lalu mendengar kondisi kelas yang gaduh dengan keadaan kosong tanpa guru. Di sana hanya ada orang tua murid yang membantu menulis untuk anaknya yang mengalami kekurangan penglihatan.

“Mereka itu berantem di kelas (jadi) gaduh. Pas saya masuk, saya diam dulu dan melihat mereka. Kemudian saya panggil ke depan siapa saja yang rusuh itu, lalu saya tanya mengapa seperti itu karena saya sudah menyuruh untuk belajar. Akhirnya karena saya marah, saya pukul itu. Bukan didorong kepalanya, saya menekan jidatnya menggunakan LKS,” papar S.

Atas kejadian ini, S yang masih berstatus guru honorer itu, harus rela melepaskan pekerjaannya. Hal itu karena pihak orang tua yang meminta sekolah memberhentikan S.

Pihak sekolah juga sepakat dan meminta maaf atas kejadian yang dilakukan S. “Di sekolah itu perasaan kami ya mendidik. Mungkin karena kekhilafan dari guru di sini. Kami juga sudah memohon maaf ke semuanya dan permintaan orang tua untuk mengistirahatkan guru tersebut, kita ikuti, walaupun sebenarnya kami juga kekurangan guru,” jelas Kepala SDN Benteng 3, Ika Kartika.

Menurut Ika, pihaknya harus tetap mengeluarkan S meski keadaan sekolah sedang kekurangan tenaga pengajar.

“Sekarang hanya ada 10 guru, dimana yang berstatus PNS hanya 4 orang, sisanya honorer. KBM ke depan pasti terganggu dan solusinya nanti digabung-gabung dulu. Siswa di sini ada 300 siswa dan siswa kelas 3 nya ada 49 orang,” tandasnya. (ct2/rez)

Sumber: Sukabumiupdate.com

Kategori
Trending

Polda Jabar Tetapkan Tiga Petinggi Sunda Empire Sebagai Tersangka

SUKABUMITODAY.CO – Polda Jawa Barat tetapkan tiga orang petinggi Sunda Empire sebagai tersangka. Mereka adalah Nasri Bank selaku Perdana Menteri Sunda Empire, Raden Ratna Ningrum selaku Kaisar Sunda Empire, dan satu petinggi lain Ki Ageng Rangga Sasana.

Bahkan sebelumnya, kasus ini telah diangkat ke tahap penyidikan meski belum ada nama tersangka dalam Sunda Empire oleh pihak kepolisian. Penyelidikan Sunda Empire dimulai setelah Polda Jabar menerima laporan dari Mohamad Ari, seorang tokoh dan budayawan Sunda.

Usai menerima laporan, polisi langsung me sejumlah orang untuk diminta keterangan. Sebabnya, polisi juga meminta keterangan dari ahli dan budayawan.

Misalnya Budayawan Sunda, Profesor Ganjar Kurnia. Ahli pidana, Profesor Edi Setiadi, dan ahli sejarah Profesor Reza. Dari keterangan Kesbangpol Jawa Barat, Sunda Empire juga diketahui sebagai organisasi yang tidak terdaftar.(ct4/rez)

Sumber: CNN indonesia, foto: Tempo

Kategori
Today

Pascabentrok, BPPKB dan Sapu Jagat Damai

SUKABUMITODAY.CO, Sukabumi – Ormas BPPKB dan Sapu Jagat deklarasi damai setelah sempat bentrok, beberapa waktu lalu. Deklarasi berlangsung di Mapolres Sukabumi Kota pada Senin (27/1/2020).

Hadir dalam deklarasi damai antara BPPKB dan Sapu Jagat itu di antaranya Bupati Sukabumi, Dandim 0607 Sukabumi, hingga para anggota dan petinggi ormas.

Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, meminta ormas yang berseteru di Kabupaten Sukabumi dapat islah di tingkat pimpinan hingga ke bawahnya. Pihaknya memediasi agar permasalahan itu tidak berkelanjutan.

“Mari sama-sama menahan diri. Saya bersama pak Kapolres, pak Dandim mencoba memediasi agar persoalan ini tidak berkelanjutan. Hari ini telah selesai dan mohon anggota organisasi di bawahnya untuk mengikutinya, sehingga tidak terjadi gesekan dan persoalan lanjutan.” paparnya seperti diberitakan Sukabumi Update.

Marwan mengatakan, pembiayaan pengobatan anggota BPPKB yang terluka akibat pembacokan akan dibantu biaya oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Marwan pun mengingatkan bahwa semua pihak bersaudara.

“Menjaga persatuan dan kesatuan itu adalah hal yang utama, karena kita semua bersaudara” tuturnya.

Sementara Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Wisnu Prabowo, menuturkan penjagaan di lokasi bentrokan beberapa waktu laku ditarik.

“Tidak ada penjagaan kembali dan kita sudah sampaikan tadi, agar tidak ada lagi pertikaian. Seluruh penjagaan ditarik hari ini,” ujarnya.

Ia meminta agar masyarakat tidak terpancing dan terpovokasi video yang beredar pascabentrok beberapa waktu lalu. Wisnu menuturkan video tersebut hoaks.
“Lebih bagus lagi silahkan cek kepada pihak kepolisian,” tambah Wisnu.(ct2/rez)

Kategori
Gaya Hidup

Link Streaming Nonton Film Online: Frozen, Aladdin, It, Dll

SUKABUMITODAY.CO – Berikut ini link streaming untuk nonton lima film terbaru secara online. Ada Frozen, Aladdin, Magic Hour The Series 2, It, dan Kisah Tanah Jawa: Merapi.

Kamu bisa manteng streaming film terbaru nih, mulai dari film gendre romantis, fantasi, hingga horor. Berikut link dan ulasan singkat filmnya.

Frozen 2

Menjadi sekuel film Frozen, tokoh yang berperan masih Anna, Elsa, Kristoff, Olaf dan Sven. Kali ini kisahnya melakukan perjalanan ke sebuah tempat asing dan penuh keajaiban.

Mereka berangkat untuk menemukan asal usul kekuatan Elsa dan juga untuk menyelamatkan kerajaan mereka.

Penasaran dengan perjalanan menarik mereka kali di Frozen 2 kali ini, saksikan pada link: https://www.facebook.com/groups/749758322172844/permalink/798263407322335/?app=fbl

Aladdin

Film yang mengankat serial desnay kartun tahun 90-an ini rilis pada 2019 lalu ini begitu menarik perhatian warganet. Dengan kisah tokoh nyentriknya Aladdin, seorang anak jalanan yang jatuh cinta pada seorang putri.

Dengan perbedaan kasta dan harta, Aladdin pun berusaha mencari jalan agar bisa mejadi seorang pangeran. Ttak disangka ia menemukan lampu dengan jin di dalamnya. Aladdin pun menggunakan lampu untuk mengubah dirinya menjadi seorang pangeran untuk memenangkan hati Putri Jasmine, tapi Wazir jahat juga mengejar lampu tersebut untuk menguasai kerajaan.

ingin tahun kisahnya, saksikan pada link: https://www.facebook.com/groups/749758322172844/permalink/752837538531589/?app=fbl

Magic Hour The Series 2

Menjadi kelanjutan dari kisah sebelumnya, Magic Hour: The Series 2 menampilkan antara lain Dimas Anggara sebagai Rangga, Michelle Ziudith sebagai Reina. Yunita Siregar sebagai Mitha, Maxime Bouttier sebagai Tegar, dan Nadya Arina sebagai Gwenny.

Dengan memiliki konflik yang lebih intens dari series sebelumnya. Tak hanya itu, jalan cerita untuk series kedua ini juga dinilai sangat mengaduk emosi.

Penasaran bagaimana filmnya silahkan tonton pada link:
https://www.iflix.com/title/show/12897

It

Berjudul ‘It”, tokoh antagonis utama adalah seorang badut. Film berdurasi 135 menit itu menuturkan tentang sebuah kota kecil di Amerika Serikat yang bernama Derry. Banyak warganya yang menghilang secara misterius, terutama anak-anak.

Berawal dari kisah diketahui bahwa Georgie menghilang setelah berbincang-bincang dengan seseorang berwujud badut bernama Pennywise. Beberapa bulan setelah Georgie menghilang, sejumlah anak lainnya juga ikut lenyap dari muka bumi.

Penasaran bagaimana ceritanya saksikan pada link: https://www.facebook.com/groups/749758322172844/permalink/767506167064726/?app=fbl

Kisah Tanah Jawa: Merapi

Berjudul Kisah Tanah Jawa: Merapi adalah sebuah seri film horor Indonesia tahun 2019 yang disutradarai oleh Faozan Rizal. Seri tersebut terdiri dari 6 episode dan ditayangkan di iflix mulai 31 Oktober 2019. Syutingnya dilakukan di Yogyakarta.

Seri tersebut dibintangi oleh Deva Mahenra sebagai Andi, Laura Basuki sebagai Nadia, Laura Theux sebagai Citra. Wafda Saifan sebagai Dika, dan Tyo Pakusadewo sebagai Suratno.

Mau tahu bagaimana kisahnya, saksikan pada link:
https://www.iflix.com/title/show/18808

Nah, itulah link streaming untuk nonton lima film terbaru secara online. Ada Frozen, Aladdin, Magic Hour The Series 2, It, dan Kisah Tanah Jawa: Merapi.(ct4/rez)

Artikel diolah dari berbagai sumber

Kategori
Today Trending

Apa Itu Virus Corona? Kenali Gejala, Penanganan dan Pencegahannya

SUKABUMITODAY.COM – Telah menggemparkan dunia, penyakit atau Virus Corona dianggap bahaya karena mampu menyebabkan kematian. Terbukti, telah memakan ratusan korban diberbagai negara. Terlaporkan hingga pada Minggu (26/1/2020) sebanyak 41 orang meninggal dunia akibat terjangkit virus ini.

Apa Itu Virus Corona?

Corona Virus adalah virus dari familia Coronaviridae yang dapat menyebabkan penyakit pada burung dan mamalia termasuk manusia. Struktur tubuh virus (virion) ini terdiri dari membran, selubung lipid bilayer(envelope), glikoprotein yang menyerupai paku (spike), genom RNA positif, dan protein nukleokapsid.

Glikoprotein koronovirus dapat berikatan dengan glikoprotein permukaan sel inang secara spesifik untuk memulai terjadinya infeksi.Koronavirus diklasifikasikan menjadi tiga golongan utama, golongan 1 dan 2 menginfeksi mamalia, mulai dari kelelawar hingga manusia. dan untuk golongan 3 hany dapat meninfeksi hewan saja.

Merupakan kelompok besar virus yang umum ditemukan pada hewan dan bersifat zoonotik. Seperti yang dikutip dari Detik, menurut US Centers for Disease Control and Prevention (CDC), virus tidak hanya menyebar antar hewan. Artinya, virus corona atau corona virus bisa menyebar dari hewan ke manusia.

Telah menjadi kasus serius diberbagai negara, masyarakat dihimbau kenali gejalanya untuk terhindar dari resiko yang tidak diinginkan. Lalu bagaiman gejalanya? Berikut Cianjur Today sajikan untuk Anda.

Flu dan Masalah Pernapasan

Serangan Virus Corona ini mengakibatkan infeksi saluran pernapasan atas ringan hingga sedang yang sama dengan flu biasa. Gejala awal Corona Virus atau penyakit Virus Corona adalah pilek, batuk, sakit tenggorokan, pusing, dan demam yang sudah terjadi selama beberapa hari.

Menyerang Imun Lemah

Corona Virus mampu menyerang siapa saja, akan tetapi risiko lebih besar pada orang dengan daya tahan tubuh lemah, misal anak kecil dan orang tua. Tercatat pasien Corona Virus Wuhan, China kebanyakan berusia lebih dari 40 tahun dan belum ditemukan pada anak-anak.

Serangan penyakit Corona Virus pada orang dengan sistem imun lemah bisa mengakibatkan infeksi saluran pernapasan bawah yang lebih serius. Penyakit akibat infeksi saluran pernapasan bawah diantaranya adalah pneumonia atau bronkitis.

Penularan Kontak Langsung

Virus corona ini kasus penularan antar manusia, biasanya terjadi saat kontak langsung dengan cairan pasien. Misalnya terkena cipratan liur saat bersin atau batuk. Penularan juga bisa berasal dari menyentuh langsung pasien. Bagian tubuh yang terpapar langsung kemudian digunakan untuk menyentuh mulut, hidung, dan mata.

Dikutip dari Detik, pada awalnya penyebaran virus corona pada manusia berasal dari kontak dengan hewan. Menurut WHO, penyebab virus corona adalah unta dalam kasus MERS dan kucing pada SARS. Peneliti belum yakin penyebab pasti virus corona pada kasus pneumonia di Wuhan, China.

Virus Corona VS SARS dan MERS

Virus Corona ini memiliki kedekatan dengan virus SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) dan MERS (Middle East Respiratory Syndrome). Karena Novel coronavirus (2019-nCov) merupakan virus penyebab penyakit saluran pernapasan.

Seperti yang dikutip dari Kompas pada 26/01/2020, salah satu dokter spesialis Mikrobiologi Klinik dari Departemen Mikrobiologi Fakultas Kedokteran UGM, dr. R. Ludhang Pradipta R., M. Biotech, Sp.MK mengungkapkan, virus 2019-nCov saat ini masih dilakukan penelitian lebih lanjut untuk bahaya yang ditimbulkan. meskipun begitu, penyebaran virus yang kini telah menjangkit 13 negara di dunia ini telah menewaskan banyak orang, dan diperkirakan akan terus bertambah.

Kemiripan penyakit atau Virus Coronan dengan SARS dan MERS mampu menjaedi perkiraan dan perbandingan para pakar peneliti dari berbagai ciri-ciri yang tidak jauh berbeda dengan kasus SARS vdan MERS yang pernah terjadi. Lalu, jika begitu seperi apa virus SARS dan MERS? berikut ulasannya kami sajikan untuk Anda.

SARS-CoV

Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus atau lebih dikelan SARAS virus pertama kali ditemukan di China pada November 2002 lalu. Virus ini menyebabkan wabah mematikan di seluruh dunia pada kurun waktu 2002-2003.

Tercatat, sebanyak 777 penduduk meninggal dunia dari 8.098 kasus. Akan tetapi, para peneliti menyimpulkan, SARS virus memiliki tingkat kematian sebesar 10 persen. Bagi pasien yang terjangkit SARS, pada umumnya sebanyak 20-25 persen mengalami diare. Selain itu, gejala SARS yang dialami biasany penderita menggigil pada tubuh, demam, batuk kering, dan sakit di bagian dada atau bahkan mengalami gangguan pernapasan.

MERS-CoV

Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus atau lebih dikenal MERS virus, pertama kali ditemukan di daerah Timur Tengah, dengan ditemukan enam orang dengan gejala gagal pernapasan pada tahun 2012. Yang kemudian, dua orang di antaranya meninggal dunia.

Dari laporannya MERS memiliki tingkat kematian lebih tinggi daripada SARS yakni sebesar 37%. Saat itu kasus menjadi meluas, di Arab Saudi tercatat 22 orang meninggal dunia dari 44 kasus yang terjadi. Seperti yang dikutip dari Kompas seorang peneliti dari Erasmus Medical Center (EMC) di Belanda, Ron Fouchier mendunga MERS penularannya berasal dari kelelawar.

Virus penyakit ini mewabah ke negara-negara di Eropa, seperti Inggris, Perancis, Jerman, dan Italia pada tahun 2013. WHO sempat mengeluarkan peringatan bahwa MERS dapat menjadi ancaman dunia. Bagi orang yang terinfeksi MERS dilaporkan mengalami peningkatan konsentrasi sitokin proinflamasi yang juga dikaitkan dengan peradangan paru dan kerusakan paru-paru yang luas dan cukup parah. Adapun MERS juga memiliki tanda dan gejala masalah pencernaan pada usus, salah satunya diare.

Penanganan yang Terjangkit Corona

Lebih baik mencegah daripada mengobati, karena sebenarnya hingga saat ini belum ditemukan obat yang pasti untuk mengobati jangkitan virus ini. Meskipun begitu, riset terus dilakukan seiring masifnya serangan virus.

Para dokter kini hanya bisa menangani gejala coronavirus dengan meresepkan pengobatan untuk menangani demam dan nyeri yang dirasakan penderita. Selain itu, humidifier dan mandi air hangat bisa membantu meredakan batuk dan sakit tenggorokan. dan memastikan meminum air putih dengan cukup, melalukan istirahat dengan sebaikan mungkin, dan tidur untuk memulihkan kondisi tubuh.

Saat ini, pencegahan dan antisipasi sangan dianjurkan dengan tidak melakukan kontak langsung dengan pasien kecuali dalam kondisi tertentu. dan jika telah kontak dengan pasien, pastikan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum menyentuh diri sendiri.

Namun, jika Anda harus bepergian ke daerah yang terinfeksi virus corona di Wuhan disarankan menghindari pasar hewan, menutup hidung dan mulut, dan segera ke dokter bila merasakan penurunan kondisi tubuh. hal itu perlu dilakukan, untuk mengantisipasi diri Anda dari jangkitan coronavirus.

Oleh karena itulah, diharap Anda mampu waspada pada hal ini, sebisa mungkin hindari kemungkinan-kemungkinan terjadinya tertular coronavirus.(ct4/afs)

Artikel diolah dari berbagai sumber

Kategori
Today

Bentrok Ormas di Sukabumi, Kapolda dan Kapolres Turun Tangan

CIANJURTODAY.COM, Sukabumi – Kapolda Jawa Barat (Jabar), Irjen Rudy Sufahriadi, mendatangi langsung lokasi bentrok ormas di Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (25/1/2020). Sebelumnya, wilayah tersebut sempat memanas, saat massa bergerak dari arah Sukalarang menuju Cisero, Kecamatan Sukaraja.

Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyanto dan Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Wisnu Prabowo, mendampingi Kapolda di lokasi. Personel BKO Polres Cianjur, Dit Samapta Polda Jabar, Brimob dan anggota TNI siap siaga di wilayah tersebut.

Sementara dari pihak Polsek Warungkondang membantu perbatasan Cianjur – Sukabumi dengan melaksanakan patroli. Dalam keterangan yang diterima dari Paur Subbag Humas Polres Cianjur, Ipda Budi Setiayuda, Kapolda mengatakan bahwa polisi segera menangkap pelaku pembacokan terhadap anggota ornas BPPKB.

“Saya akan lakukan penangkapan segera, agar semuanya berjalan lancar. Mohon kembali seperti biasa, serahkan kepada kami, pasti saya akan tangkap dengan cara saya. Sekarang pulang saja serahkan kepada saya, leuwih rame leuwih susah leuwih banyak pekerjaan,” paparnya.

Sementara itu, Pimpinan BPPKB Jawa Barat, Maut Ismail, berterima kasih terhadap rekan-rekananya yang saling membantu dalam musibah tersebut. Ia meminta pihak kepolisian dengan cepat menangkap pelaku dari bentrok tersebut.

“Kita sebagai warga negara yang baik dan taat hukum sepantasnya dan sepatutnya kita mempercayakan kita menyerahkan semuanya kepada pihak kepolisian,” kata dia

Sementara itu, Kapolresta Sukabumi, AKBP Wisnu Prabowo, menegaskan pihaknya akan segera menangkap pelaku. “Pelakunya dan akan memproses tuntas sampai pihak pengadilan itu janji kami,” ungkap dia.(afs/rez)

Kategori
Today

Polisi Janji Tangkap Pembacok Anggota Ormas di Sukalarang

SUKABUMITODAY.CO – Kepolisian berjanji menangkap pelaku pembacokan anggota ormas BPPKB Banten yang terjadi di daerah Sukalarang, Kabupaten Sukabumi pada Jumat (24/1/2020) sore. Hal itu diungkapkan Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Wisnu Prabowo, di hadapan massa BPPKB.

“Disini saya berdiri sebagai Kapolres Sukabumi Kota, menyampaikan bahwa kami dari pihak kepolisian akan segera mungkin menangkap pelakunya dan kami akan proses tuntas sampai ke Pengadilan,” paparnya seperti diberitakan Sukabumi Update, Sabtu (25/1/2020).

Ia menuturkan, pihaknya akan menangkap pelaku pembacokan anggota ormas BPPKB untuk segera disidangkan.

“Janji kami akan segera menangkap pelaku untuk segera disidangkan,” tegas Wisnu.

Usai mendengar pernyataan itu, massa membubarkan diri sekitar pukul 07.15 WIB. Jalan Sukabumi- Cianjur sudah bisa dilintasi kembali.(rez/bbs)

Kategori
Today Trending

Bentrok Ormas BPPKB dan Sapu Jagat Berakhir Pembacokan, Kapolda Turun ke Lokasi

SUKABUMITODAY.CO, Sukaraja – Suasana di daerah Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, memanas dari Jumat (24/1/2020) malam hingga Sabtu (25/1/2020) pagi.

Sabtu sekitar pukul 04.00 WIB, ratusan massa yang diduga dari kelompok ormas BPPKB bergerak dari arah Sukalarang menuju Cisero, Kecamatan Sukaraja, diduga ingin mendatangi markas Sapu Jagat. 

Dikutip dari sukabumiupdate.com, massa yang datang dari arah Cianjur ini dilengkapi senjata tajam dan bambu. Di lokasi, polisi dan TNI terus berupaya menahan massa tersebut. 

Kejadian ini menyebabkan Jalan Raya Sukabumi-Cianjur sempat tidak bisa dilintasi kendaraan. Sementara itu, Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi sudah berada dilokasi untuk meredam massa.

Kini kedua kubu massa sudah membubarkan diri setelah datang Kapolda dan jalan Sukabumi-Cianjur kini sudah dilintasi kendaraan sekitar pukul 07.15 WIB.

Bentrok kedua ormas ini buntut dari tiga anggota BPPKB yang dibacok diduga anggota Sapu Jagat di daerah Sukalarang, Jumat (24/1/2020).

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Wisnu Prabowo, sebelumnya menyebut bentrokan dan aksi pembacokan ini disebabkan oleh adanya kesalahpahaman di antara sekelompok pemuda. Pihaknya mengaku tengah menangani dan memproses hukum pasca peristiwa tersebut.(*)

Sumber: Sukabumi Update

Kategori
Today Trending

Viral Bentrok Ormas Tiga Orang Korban Penuh Luka Bacok

SUKABUMITODAY.CO – Viral tayangan bentrok ormas di perbatasan Sukabumi Cianjur dengan sejumlah pemuda penuh luka di media sosial serta grup WhatsApp, Jumat (24/1/2020).

Berdasarkan semua rangkaian video viral itu, diduga korban merupakan anggota ormas BPPKB (Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar) Banten.

“Tolong-tolong a1 a1, anak BPPKB batas dibacok,” kata perekam video yang memperlihatkan dua pemuda berseragam hitam BPPKB Banten penuh darah di kepala dan wajah ketika ditangani tim medis. Selain itu, perekam itu pun mengungkapkan kelompok penyerangannya, serta jumlah korban luka.

“…korban tiga orang…,” ungkap pria yang berulang kali meminta pertolongan dalam video itu.

Di video lainnya, tampak seorang anggota BPPKB Banten sedang berada di pinggir jalan dengan latar tapal batas Kabupaten Sukabumi dan Cianjur.

Pria itu memperlihatkan luka hasil sabetan senjata tajam (sajam) di lengan sebelah kirinya, sambil mengecam kelompok pelaku secara berulang kali.

Pertarungan jalanan ini juga direkam oleh para pengendara yang melintasi Jalan Raya Sukabumi Cianjur. Dalam salah satu video, tampak sebuah perkelahian yang terjadi di depan bangunan dengan gerbang besar.

Polisi Benarkan Bentrok Ormas di Perbatasan Sukabumi Cianjur

Sementara itu, Kapolsek Warungkondang AKP Gito menyebut, pihaknya telah menerima kabar tentang video bentrok ormas itu.

“Sudah kirim anggota, dipastikan di Cimangkok, Sukalarang, Kabupaten Sukabumi,” ungkap Gito dikutip Pojoksatu.id, Jumat (24/1/2020).

Dari bentrok itu, terdapat tiga orang korban dari ormad BPPKB dan langsung dibawa ke RSUD Cianjur guna mendapatkan penanganan medis. Kemudian, kasus bentrok ormas ini pun ditangani Polres Sukabumi.

“Tiga korban itu warga Cianjur,” sambung dia.

Sementara itu juga, salah seorang petugas jaga RSUD cianjur membenarkan bahwa pihaknya telag menerima tiga orang korban bentrok ormas.

Seorang korban mengalami luka sayatan di lengan sebelah kanan. Sedangkan dua lainnya mengalami luka sabetan senjata tajam (sajam) yang dinilai cukup parah.

“Satu kena bagian wajah. Di atas mulut, kalau satunya kena sabetan di leher belakang,” ungkapnya.