Kategori
Gaya Hidup Jampang Today

Jampang Sport Sukabumi, Toko Olahraga Terbesar dan Terpercaya

SUKABUMITODAY.CO, Jampangkulon – Olahraga bukan hanya kebutuhan dan gaya hidup saja, tapi menjadi ladang bisnis. Seperti yang dilakukan Ana Suryana, Owner Toko Olahraga Jampang Sport.

Pengusaha muda asal Kabupaten Sukabumi ini menjual peralatan dan perlengkapan olahraga di di Jalan Raya Cinagen – Sukabumi, Desa Nagraksari, Kecamatan Jampangkulon. Toko olahraga ini selalu ramai pengunjung dan pembeli karena terlengkap dan terpercaya.

“Saya menyediakan peralatan & perlengkapan olahraga,” tuturnya kepada Sukabumitoday.co, Sabtu (9/11/2019).

Alat olahraga yang dijual midalnya sepatu, volley, futsal, sepak bola, basket dan badimnton. Lalu ada kostum, meja tenis, bola, tas perlengkapan wasit dan lainnya.

Ia pun mempersilakan siapa oun untuk melihat-lihat alat dan aksesoris olahraga ke tokonya. Bagi yang berminat dari luar Sukabumi bisa melihat produk yang dijual melalui instagram @jampangsport_store (khusus sepatu) khusus jersey ig : jampangsport_jersey fb : Jampang Sport nomer Wa : 081654994379.

“Datang saja, boleh lihat- lihat dulu. Mau beli apa, disini ada. Tinggal datang dan pesan, kami pun bisa mengantarkannya sampai ke tempat pembeli. Bahkan pembeli dari luar kota pun kami layani, karena kami buka layanan online,” tambahnya.

Tak hanya jualan alat dan aksesoris olahraga. Jampang Sport pun mendirikan Sekolah Sepakbola Jampang futsal Academy. Sekolah futsal ini seiring berjalannya waktu beralih ke menjadi SSB Jampang United.(der)

Kategori
Today

Tawuran Terjadi di Sukabumi, Tiga Pelajar Diamankan

SUKABUMITODAY.CO, Sukabumi – Tawuran pelajar terjadi di Lapang Merdeka Kota Sukabumi sekitar 100 meter dari Markas Polres Sukabumi Kota. Tawuran tersebut melibatkan belasan pelajar dari dua sekolah yang berbeda. Tidak ada korban luka akibat kejadian ini, polisi datang tidak lama saat bentrokan pecah.

Dikutip dari detik.com, para pelajar SMK dari sekolah yang berbeda itu sempat saling berhadap-hadapan sekitar pukul 12.00 WIB sebelum akhirnya terjadi tawuran.

“SMK yang satu dari arah Taman Masjid Agung, kalau satu lagi dari SMK lainnya dari arah tangga merah Lapang Merdeka,” kata salah seorang warga bernama Panji, Selasa (5/11/2019).

Beberapa saat kemudian, belasan Pelajar itu pun terlibat tawuran. Sejumlah warga sempat menyaksikan adanya pelajar yang membawa gir.

“Gir yang dibawa diputar-putar, tadi sempat ada yang jatuh lalu dikeroyok. Enggak lama datang polisi dan tentara, langsung bubarin ada yang ditangkap juga,” kata salah seorang warga lainnya bernama Ricky.

Setelah itu, para pelajar itu pun berlarian ke arah Pusat Kajian Islam (Puski) yang tak jauh dari Lapang Merdeka karena panik melihat kedatangan aparat dan warga. Sejumlah pelajar pun berhasil diamankan salah seorang pegawai Puski.

“Ada yang ketangkap satu orang sama pegawai yang di Puski, ada juga yang ketangkap aparat. Langsung dibawa ke Polsek Cikole,” ungkapnya.

Kapolsek Cikole, Kompol Musimin membenarkan mengenai anggotanya mengamankan tiga orang pelajar yang terlibat tawuran tersebut. “Ada tiga orang kita amankan di Mapolsek, mereka terlibat tawuran di Lapang Merdeka,” ucap Musimin.(afs/bbs)

Kategori
Today

Foto Pria Bugil di Google Maps Banda Aceh Bikin Heboh

SUKABUMITODAY.CO – Google Maps kembali membuat warganet heboh, pasalnya, terlihat seorang pria bugil tengah foto selfie di suatu tempat di Banda Aceh. Hal tersebut sontak menjadi perbincangan warganet di seluruh platform media social.

Berdasarkan pantauan Sukabumi Today pada, Senin (04/11/2019), saat diketikan‘Banda Aceh’ di Google Maps, sekilas tidak ada yang aneh. Namun, ketika beralih ke fitur Street View, akan terlihat seorang pria tak dikenal tengah foto selfie bugil dengan menyertakan tulisan ‘Protest Sharia Law’ atau “Protes Hukum Syariah” di telapak tangannya.

Tampak pria tersebut sasngat percaya diri dengan senyuman dan topi berwarna kuning kecokelatan yang dipakainya. Sekilas, tempat pria tersebut mengambil gambar, seperti sebuah bangunan kayu di atas lahan perkebunan yang cukup luas.

Diduga pria tersebut memprotes hukum Islam yang diberlakukan di Banda Aceh. Berdasarkan tanggal unggahan Google Maps, foto tersebut diambil pada 19 Oktober 2019 di Jalan TM Pahlawan. Bahkan, terdapat satu foto selfie bugil lainnya yang ada di Google Maps.

Dalam foto kedua, terlihat pria tersebut tengah tersenyum sambil mengacungkan jari jempol tangannya. Terlihat ia tengah berfoto di depan toilet. Berdasarkan Google Maps, foto tersebut pun berada di Jalan TM Pahlawan.

Dilihat dari wajah dan perawakan tubuhnya, pria tersebut bukan warga Indonesia. Melainkan warga negara asing yang tengah berada di Banda Aceh. Hingga kini masih belum diketahui siapa pria tersebut dan apa maksud dari foto yang ia ambil.(afs)

Kategori
Today

Tawuran Pelajar di Sukabumi, Satu Orang Tewas

SUKABUMITODAY.CO, Sukabumi – Tawuran pelajar sampai memakan korban jiwa terjadi di depan Pasar Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Minggu (3/11/2019) dini hari. Salah seorang pelajar SMK di Kecamatan Cibadak berinial EF (17 tahun) tewas dengan luka pada perut dan bahu kiri.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Adapun sekolah yang menjadi lawan korban adalah SMK yang berada di Kecamatan Cisaat. Pelajar SMK yang menjadi korban tersebut itu merupakan warga Kampung Leuwi Peucang RT05 RW05, Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

Ayah Korban, Sandi Susandi menuturkan, tidak tahu secara rinci peristiwa yang menyebabkan nyawa EF melayang. Sebab, pada malam tersebut, Sandi tengah bekerja di sebuah perusahaan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di Cidahu.

“Pas kejadian saya tidak tahu. Saya terima laporan dari tetangga ada polisi Cicurug ke rumah anak saya tawuran katanya dan dapat luka dan ada di rumah sakit Sekarwangi,” ujarnya dikutip sukabumiupdate.com, Minggu (3/11/2019).

Usai menerima kabar itu, Sandi langsung berangkat ke RSUD Sekarwangi. Ketika itu korban telah berada di kamar mayat. Selain itu, luka yang dialami korban pada bagian perut dan bahu kiri.

Sandi berharap, pelaku dapat ditangkap dengan cepat. “Dalam Kejadian ini saya berharap satu, pengen ketangkap pelakunya dan hukum seberat beratnya,” pungkasnya.

Sementara, pihak kepolisin belum memberikan keterangan lebih lengkap mengenai tawuran pelajar tersebut tersebut.(afs/bbs)

Kategori
Pelabuhan Ratu

Tabrakan Kapal, Satu Nelayan Pelabuhan Ratu Hilang

SUKABUMITODAY.CO, Pelabuhan Ratu – Perahu jenis congkreng nelayan Cisolok, Pelabuhan Ratu Sukabumi hancur setelah bertabrakan dengan Kapal Riset Baruna Jaya, di kawasan perairan Lebak Banten pada Sabtu (2/11/2019).

Kapal Baruna Jaya Sendiri merupakan Kapal milik Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Akibatnya satu Nelayan dinyatakan hilang sementara dua nelayan lainnya berhasil diselamatkan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jakarta, Hendra Sudirman, melalui Koordinator Pos SAR Basarnas Sukabumi,

Faber Sinaga menyatakan, insiden terjadi tepatnya di bagian Selatan Pantai Sawarna – Bayah, Kabupaten Lebak – Banten, pada koordinat perkiraan 07° 5’49.48″S/ 106°18’16.48″E.

“Kami menerima informasi adanya kejadian tersebut, sekira pukul 14.53 WIB dari jarak radial 247.26°/ 16.6 Nm.

Dari Pos pencarian dan pertolongan Sukabumi dan radial 181, 18°/ 6,59 Nm dari Pantai Sawarna Kansar Banten,” jelas Faber, dikutip dari TatarSukabumi.ID.

Lebih lanjut Faber menjelaskan, pada pukul 16.35 WIB sore tadi, BPPT telah meminta bantuan kepada SAR Jakarta untuk pengawalan dan pengamanan dua nelayan yang berhasil diselamatkan untuk selanjutnya di evakuasi ke darat.

Selanjutnya, Pos SAR Sukabumi berkoordinasi dengan Kasat Polair Sukabumi untuk mengawal proses evakuasi 2 Nelayan yang selamat.

“Dua korban selamat merupakan Andi (33 ) dan Nurdin (40) langsung dirujuk ke RSUD Palabuhanratu didampingi kru dari KR Baruna Jaya I,” terangnya.

Selanjutnya, KR Baruna Jaya I anchor (berlabuh) di kawasan dermaga PLTU Palabuhanratu dan rencananya proses pencarian dan evakuasi akan dilaksanakan besok pagi berkoordinasi degan tim SAR Banten.

“Korban hilang dalan pencarian kantor Basarnas Banten, karena lokasi TKM (tempat kejadian musibah) masuk perairan Banten,”

“Untuk korban hilang atas nama Amit (50), proses pencarian akan dilaksanakan besok pagi,” pungkasnya.(*/bbs)

Kategori
Trending

Gubernur Kalteng Lempar Botol di Pertandingan Kalteng Putra FC versus Persib Bandung

SUKABUMITODAY.CO, Kalteng – Tindakan tidak terpuji dilakukan oleh Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran saat pertandingan antara Kalteng Putra FC versus Persib Bandung, Jumat (1/11) malam.

Keributan terjadi saat Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran, yang sedang menonton di tribun VVIP, diduga melempar botol air mineral ke arah lapangan. Padahal, aksi tersebut jelas dilarang.

Kapolresta Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar mengatakan, perbuatan yang dilakukan Gubernur Kalteng itu sangat provokatif dan dapat memicu penonton lain untuk melakukan hal yang sama.

Bila hal tersebut dibiarkan bisa menimbulkan kericuhan.

“Sebagai penanggung jawab dalam pengamanan di pertandingan sepak bola kami memiliki kewenangan untuk melakukan teguran,

maupun tindakan kepolisian lain agar tetap terjaga keamanan dan ketertiban selama dan setelah pertandingan.

Kita harus pastikan keamanan pemain, official, penonton, dan masyarakat kota Palangka Raya jangan sampai terganggu,” tegas Timbul dalam keterangan tertulis seperti dikutip kumparan, Sabtu (2/11).

Timbul sangat menyayangkan perbuatan Sugianto tersebut. Ia mengatakan, aksi Gubernur Kalteng melempar botol air mineral akhirnya diikuti penonton lain.

Pihaknya kemudian menegur dari bawah tribun agar tidak melakukan pelemparan lagi ke arah lapangan.

Rupanya Sugianto tidak terima atas teguran tersebut dan turun ke lapangan menemui Timbul yang saat itu sedang bertugas sebagai penanggung jawab pengamanan.

“Mungkin saat itu Gubernur emosional atas tindakan wasit, kemudian melempar botol ke lapangan.

Begitu dia lempar botol ke lapangan, akhirnya diikuti oleh para penonton yang lain dengan melempar botol ke dalam lapangan.

Saat saya tegur ternyata dia tidak berkenan dan malah turun ke lapangan,” tutupnya.(bbs)

Kategori
Today

Rumah Pria Ini Dibakar Keluarga Istri Karena Kawin Lari

SUKABUMITODAY.CO, Sinjai – Bahri mendapatkan nasib tidak mengenakan, sebab rumahnya dibakar oleh sekelompok orang yang diduga merupakan massa dari keluarga istrinya berinisial SLH di Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, Provinsi Sulsel. Motif pembakaran tersebut karena massa menilai Bahri melanggar hukum adat usai kawin lari dengan SLH.

Menurut hasil penyelidikan kepolisian sementara, diduga massa sengaja membakar rumah Bahri sebagai bentuk hukuman adat. Pemicunya, diduga disebabkan polemik kawin lari yang membuat massa ramai-ramai membakar rumah Bahri.

Kasat Reskrim Polres Sinjai, AKP Noorman Haryanto mengatakan, sebelumnya Bahri memang sempat terlibat masalah di kampung tersebut. Bahri kawin lari dengan kekasihnya yang berinisial inisial SLH pada tahun 2018 lalu.

“Pembakaran rumah milik warga di Desa Gunung, Sinjai Barat ini terjadi pada Rabu 30 Oktober 2019 kemarin. Peristiwanya terjadi sekitar pukul 17.30 Wita,” kata Noorman dikutip sindonews.com.

Walaupun pernah kawin lari, lanjut Noorman, tapi masalah itu sebenarnya sudah diselesaikan juga secara adat oleh pemangku adat setempat. Pembakaran rumah terjadi karena sekelompok massa tidak puas terhadap keputusan pemangku adat Desa Gunung Perak yang kembali menerima kehadiran Bahri.

Pihak keluarga dari SLH tidak menerima atas keputusan pemangku adat. Sebab, ia mengaku tidak hadir pada saat rapat adat tersebut. “Bahri dan SLH ini pulang kampung pada Sabtu, 31 Agustus 2019 lalu,” sebut Noorman.

Tak terima dengan kehadiran Bahri, pihak keluarga SLH mengamuk sampai berujung dengan pembakaran rumah Bahri. Ketika pembakaran terjadi, tidak ada orang dalam rumah sehingga tak ditemukan korban jiwa.

Namun, kerugian material ditaksir ratusan juta dan pembakaran rumah ini pun sempat membuat warga sekitar heboh. “Sementara Bahri mau ke Polres karena sebelumnya juga ada pengancaman. Mau buat laporan, saat melapor, sudah dilakukan pembakaran rumah,” kata dia.

Sampai sekarang, personel gabungan Polres Sinjai masih terus berkoordinasi dengan personel Batalyon C Pelopor Brimob Polda Sulsel guna membackup pengamanan di rumah Bahri.(afs/bbs)

Kategori
Today

Ngeri! Sopir Truk Tanah Ini Dipukul dan Diikat Setelah Kecelakaan

SUKABUMITODAY.CO, Tangerang – Ibarat peribahasa sudah jatuh tertimpa tangga. Seorang sopir truk tanah di Tangerang mendapat perlakuan tidak menyenangkan usai kecelakaan yang menimpanya, Jumat (1/11/2019).

Sopir truk tanah pria yang belum diketahui identitasnya itu mengalami kecelakaan menabrak bangunan. Ia memang selamat dari peristiwa itu, tapi ia menjadi bulan-bulanan warga yang kesal.

Terlihat dalam video yang viral di facebook, sopir itu tak berdaya dipukuli beberapa pria lainnya. Tak sampai di situ, ia pun diikat di pagar. Kabar tersebut pun viral di media sosial facebook dan instagram.

“Terjadi kecelakaan truk (pengangkut) tanah terbalik dan menimpa rumah warga di Jalan Raya Kampung Melayu, Wates, Teluknaga, Kebupaten Tangerang, Jumat (1/11/2019) sekitar pukul 5.30 WIB,” tulis akun facebook About Tangerang, Jumat pagi.

“Warga yang merasa kesal dengan ulah (sopir) truk tanah, melampiaskan dengan mengikat sopir ke pagar rumah warga,” tambahnya.

Postingan beberapa foto tersebut menuai banyak reaksi. Hingga berita ini dibuat, potingan tersebut sudah tiga ribu lebih dibagikan dan 4.800 lebih komentar.

Tanggapan Warganet

Tanggapan warganet beragam. Ada yang berpihak kepada warga, ada juga yang menyayangkan aksi berlebihan itu. Berikut komentar warganet menanggapi kecelakaan truk tanah di Tangerang.

“Biasanya supir tanah itu kejar ritasi biar pendapatan lumayan… Dan akhirnya bawa mobil ga kira”…ga mikirin pengguna jalan lain.. Di tegor pun galakan dia,.. Semoga di proses hukum dan di adakan penindakan untuk driver tersebut agar jadi pelajaran untuk driver lain nya,.” tulis akun inisial Mohamad Nur.

“Kenapa mesti di Iket, kecuali sopir nya kabur, yg ngiket gw punya pikiran, ….” tulis akun Cerni.

“kami warga teluknaga yang mana kami selalu merasakan kebulan debu dan warga terkena imbas nya.
Menurut saya hal yang wajar klo warga melakukan hal seperti itu. Sebab kecelakaan itu adalah warga yang terkena rumah nya
karena ulah sopir yang mabok.
Saya hampir melihat dengan mata saya sendiri dan saya oin sempat menegur sopir pengangkut tanah itu. Dan sopir tersebut benar dalam kondisi mabok.,” tulis akun Umi Dedeh.

“dia itu manusia bukan binatang,jgn salahkn sopir klo emng udh ada waktu ya jm oprsioal ya jm 10 knpa pagi bsa keluar,seharus ya kalian tanya ke pda pihak pengurus ya jgn br’tindak se’enak ya…giliran ga ada hal yg seperti ini kalian jga merasakan makan uang parkir klo mobil tanah itu lewat…sebelum bertindak vikir2 dulu…” tulis akun Jefry Oks.

“Itu musibah x siapapun jg gk meminta klo dpt musibah,kasihan sopirnya mereka jg cari nafkah..bisa diomongin baik2 jgkan gk hrs ky gini ..” tulis akun Bundanyagading.

“Punya hak apa yg ngiket supir nya ?
Dia cuma kerja buat ngehidupin keluarga dia,
Kemana rasa kemanusiaan nya, kalo dia bisa mempertanggung jawabkan perbuatannya gausah lah main hakim sendiri, kalo gua jadi keluarga tuh supir gua tuntut yg ngiket itu” tulis akun Diana.

Belum ada keterangan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.(rez/bbs)